SAwahlunto – Perkuat Transformasi Pemerintah Kota Sawahlunto melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkesdaldukkb) terus memperkuat upaya transformasi layanan kesehatan primer. Salah satu langkah strategis yang kini tengah dilakukan adalah evaluasi menyeluruh terhadap implementasi Integrasi Layanan Primer (ILP) di seluruh jaringan Puskesmas yang ada di wilayah Sawahlunto.
Evaluasi ILP menjadi penting untuk memastikan setiap Puskesmas mampu menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih terpadu, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Kita ingin memastikan bahwa setiap warga mendapat pelayanan kesehatan yang cepat, tepat, dan terintegrasi, mulai dari promotif, preventif, kuratif, hingga rehabilitatif,” ujarnya.

Baca Juga : Harga Kulkas Side by Side Polytron Jadi Segini di Transmart Full Day Sale
Karena itu, dalam proses evaluasi kali ini, pihaknya juga melibatkan kader posyandu, perangkat kelurahan, serta mitra kesehatan lainnya.
Selain dari sisi teknis, evaluasi ILP juga menyoroti aspek humanis pelayanan kesehatan.
Langkah ini memastikan standar pelayanan tetap seragam dan sejalan dengan regulasi nasional yang tertuang dalam Rencana Aksi Transformasi Kesehatan.
Sejumlah Puskesmas di Sawahlunto telah menunjukkan kemajuan nyata. Misalnya, Puskesmas Talawi yang kini sudah mengimplementasikan sistem antrean online dan layanan konsultasi gizi terpadu. Sementara Puskesmas Lembah Segar mulai memanfaatkan aplikasi kesehatan digital untuk memantau kondisi pasien penyakit kronis secara berkala.
Puskesmas menjadi pusat edukasi sekaligus mitra masyarakat dalam menjaga kesehatan keluarga.
Sawahlunto bertekad menjadikan sistem layanan primernya sebagai model yang efisien, berkelanjutan, dan berbasis kebutuhan nyata masyarakat.
“Tujuan akhir kami sederhana: tidak ada warga Sawahlunto yang kesulitan mendapatkan layanan kesehatan berkualitas. Semua harus bisa mengakses, tanpa terkendala jarak, biaya, atau informasi,” tutup dr. Rahmadli dengan optimis.
Evaluasi ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan pijakan penting menuju sistem kesehatan yang lebih tangguh, inklusif, dan berpihak pada masyarakat.
jaringan internet di wilayah tertentu Untuk mengatasi hal itu, pemerintah kota bekerja sama dengan Dinas Kominfo Sawahlunto dalam memperluas jangkauan akses digital dan meningkatkan kualitas infrastruktur pendukung ini






